🐡 Dibawah Ini Prosedur Pembuatan Karya Kerajinan Ukir Kayu Kecuali
D Ergonomis karya seni. 3. Contoh kerajinan yang menggunakan bahan keras alami, kecuali . A. Kursi rotan B. Gelas plastik C. Caping D. Cobek batu. 4. Arti dari kata estetika sendiri adalah . A. Warna B. Tekstur C. Keindahan D. Garis. 5. Berikut ini merupakan kelompok alat-alat untuk membuat kerajinan dari bahan keras alami berupa kayu 41 Prakarya dan Kewirausahaan k. Mengampelas menghaluskan Pengampelasan dilakukan setelah proses mengukir selesai. Pengampelasan harus dilakukan dengan hati- hati karena jika pengampelasan dilakukan sembarangan, pengampelasan akan merusak bentuk ukiran yang sudah bagus. Pemilihan kasar halusnya kertas ampelas juga harus benar, jangan sampai ukiran yang sudah halus kemudian rusak akibat penggunaan kertas ampelas yang kasar. l. Finishing Finishing sangat menentukan hasil akhir dari pembuatan karya ukiran. Oleh karena itu tahap ini harus dilakukan secara hati-hati dan benar supaya hasil akhir menjadi lebih baik. Finishing merupakan proses penyelesaian akhir sebuah pekerjaan. Finishing pada contoh proses berkarya di atas dapat menggunakan bahan politur teknik kuas dan oles. Jika proses inishing selesai dilanjutkan dengan pemasangan gantungan. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Ukiran yang siap di inishing Tugas Individu LK-5 1. Jelaskan keselamatan kerja pada produksi kerajinan ukir kayu. 2. Jelaskan peralatan dan bahan yang diperlukan pada pembuatan karya kerajinan ukir kayu. 3. Jelaskan proses proses pembuatan karya kerajinan ukir kayu. 42 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 C. Produksi Kerajinan Logam Teknik Ukir Tekan Teknik ukir tekan adalah teknik membuat hiasan di atas permukaan pelat logam dengan cara ditekan menggunakan alat sodet. Alat yang biasa digunakan untuk ukir tekan ini dibuat dari bahan tanduk sapi atau kerbau yang telah dibentuk sesuai kebutuhan ukir tekan. Jika tanduk sulit didapat, dapat digunakan bambu ataupun kayu. Proses pembuatan kerajinan logam dengan teknik ukir tekan merupakan alternatif dalam berkarya kerajinan dari bahan logam. Kamu boleh mencari alternatif lain disesuaikan dengan kondisi yang ada di daerah kamu. Prosedur pembuatan karya kerajinan logam teknik ukir tekan dapat digambarkan pada diagram berikut ini. Berikut penjelasan prosedur pembuatan karya kerajinan ukir tekan. 1. Merancang Produk Kerajinan Logam Teknik Ukir Tekan Merancang sering kita kenal dengan istilah ”desain”. Jadi, dalam hal ini, desain sebagai gambar rancangan awal dalam membuat sebuah produk. Pembuatan desain karya kerajinan logam dengan teknik ukir tekan ini dapat menggunakan bahan kertas tipis dengan alat pensil. 2. Bahan Pendukung Produk Kerajinan Logam Teknik Ukir Tekan Bahan yang digunakan untuk membuat karya kerajinan ukir tekan harus diperhatikan, baik dari jenis logam Karya Ukir Tekan Merancang Bahan Pendukung Alat Pendukung Keselamatan kerja Proses KerjaBerikutadalah alat-alat pendukung kerajinan ukir kayu, kecuali? B. Mesin Sekrol D. Gunting 10. Dibawah ini prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu , kecuali? A. Menentukan alat C. Proses kerja E. Menentukan bahan Karya Ukir Kayu Isilah diagram dibawah ini, yang merupakan prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu ? A plakat Teknik Dasar Mengukir Kayu ~ Info Mebel Furniture mebel jati › mebel jepara › ukiran jeparaCara mengukir kayu secara baik dan benar agar menghasilkan ukiran yang bnilai ... dan paling efektif untuk membantu Anda memulai pembuatan ukiran Keilmuwan TUGAS PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAANAnyaman adalah seni kerajinan yang dikerjakan dengan cara ... dalam pembuatan karya kerajinan karena material atau bahan akan mendukung ... untuk membuat karya kerajinan ukir kayu harus benar-benar diperhatikan?Pengertian Seni Kriya, Fungsi, Macam & Contoh Seni Kriya ArtikelsianaKarya seni kriya dikategorikan sebagai karya seni rupa terapan nusantara. ... seni kerajinan karena terlihat dari cara pembuatan Karya Seni Kriya ... Contohnya hiasan dinding, karya seni ukir, patung, cinderamata dan lain sebagainya.. 2. ... Kriya kayu merupakan suatu jenis seni kriya dalam pekerjaannya ...Tulisanmu Adalah Harta Karunmu Uji Pengetahuan 2 - Prakarya dan ...Bahan yang digunakan untuk membuat karya kerajinan ukir kayu harus ... proses penyiapan bahan dalam proses produksi kerajinan ukir kayu!seni ukir dan pahat seni pahat dan ukirProses membuat seni ukir kayu Pertama-tama penyiapan bahan baku ... Dalam pembuatan ukirannya adalah menggunakan teknologi cor. ... akan terlihat kerumitan cara membuatnya sehingga membuat karya ukir ..... Seni Kriya - Seni RupaHal ini disebabkan pembuatan karya seni kriya yang tidak lepas dari pengerjaan ... Oleh sebab itu, sebuah karya seni dalam proses penggarapannya tidak ... Misalnya, karya seni ukir, hiasan dinding, cinderamata, patung, dan lain-lain. 2. ... Kayu banyak sekali menghasilkan berbagai benda kerajinan, seperti topeng, ...Kerajinan Bahan Keras dan Wirausaha Autria Juniarti - Kayu karya kerajinan ukir kayu adalah karya kerajinan ... KERAJINAN DARI BAHAN KERAS Prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu dapat ... Klem meja biasa dikenal berbentuk huruf f dan c, dalam proses ukiran kayu klem ...Pengertian Seni Kriya Beserta Contohnya CaraJukiHal ini dikarenakan dari cara pembuatan karya seni kriya yang ... Dalam seni kriya kayu, terdapat pekerjaan dengan tingkat dasar atau tingkat permulaan. ... patung, ukiran hingga berbagai macam barang kerajinan lainnya, ...Friends Learning Together Hasil proses membatik tersebut dinamakan batik tulis. ... kerajinan ukir kayu di Nusantara, di antaranya adalah. Jepara ... Teknik pembuatan karya seni rupa terapan daerah setempat dengan wujud dua dimensi, antara lain sebagai berikut. kerajinan ukir kayu adalah karya kerajinan yang ... Proses pembuatan perlu perbandingan agar memperoleh hasil yang baik. Jika zat ...
Chiaa_ kerajinan bahan lunak serta contoh,motif dan teknik pembuatannya. Wow, Ini Dia Kerajinan Khas Indonesia yang Menembus Pasar Dunia! Kerajinan bahan lunak dan wirausaha pdf. SENI KRIYA adalah: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya. Aneka produk kerajinan dari bahan lunak yaitu, kecuali… a. Kerajinan tanah liat b.
25 Prakarya dan Kewirausahaan penjelasan prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu. 1. Merancang Produk Kerajinan Ukir Kayu Merancang sering kita kenal dengan istilah ”desain”. Jadi dalam hal ini merancang gambar desain awal dalam membuat sebuah produk kerajinan sebelum dibuat. Adapun kelengkapan dalam gambar rancangan tersebut sebaiknya mencakup gambar tampak depan, tampak samping dan tampak atas serta ukurannya yang jelas. Selain itu, harus ada gambar potongannya dan gambar perspektifnya. Kelengkapan gambar tersebut diharapkan memudahkan perajin yang akan mengerjakan produk kerajinan tersebut, tidak kesulitan dan tidak terjadi kesalahan. 2. Bahan Pendukung Produk Kerajinan Ukir Kayu Bahan yang digunakan untuk membuat karya kerajinan ukir kayu harus diperhatikan, baik dari jenis kayu ataupun dari kualitas tekstur kayunya, karena akan memengaruhi dan menentukan hasil dari produk yang akan dibuat. Tidak semua bahan kayu dapat diukir dengan kualitas standar. Bahan ukiran kayu harus dipilih jenis kayu yang memiliki serat padat, lurus, tidak terlalu keras, dan tidak mudah pecah serta kembang susutnya rendah. Jenis kayu yang baik untuk pekerjaan ukiran dan yang biasa digunakan di sentra-sentra ukiran di Indonesia antara lain kayu jati, mahoni, cendana, eboni. Karya Ukir Kayu Menentukan bahan Membuat rancangan Menentukan alat Keselamatan kerja Proses Kerja 26 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 a. Kayu Jati Kayu ini sangat cocok untuk bahan kerja ukir karena memiliki serat yang padat, lurus, berwarna cokelat kekuning-kuningan. Kadar kembang susut kayu jati relatif kecil dan tidak mudah retak atau daya retaknya relatif rendah. Kayu ini banyak digunakan untuk produksi mebel ukir pada sentra-sentra industri mebel di Indonesia seperti Jepara, Surakarta, Bali, dan daerah jati produksi banyak tumbuh di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Sumatra, dan Sulawesi. b. Kayu Mahoni Kayu mahoni juga cocok untuk benda kerja ukiran. Kayu ini berwarna cokelat kemerah-merahan, mempunyai serat yang padat, memiliki tekstur halus dan kembang susutnya relatif produksi kayu mahoni banyak terdapat di Pulau Jawa. c. Kayu Sonokeling Kayu sonokeling juga cocok untuk karya kerajinan ukiran. Kayu ini berwarna cokelat kemerah-merahan, mempunyai serat yang padat, memiliki tekstur halus dan kembang susutnya relatif sonokeling memiliki sifat lebih keras daripada kayu jati, seratnya padat dan keras, berwarna cokelat keungu-unguan dengan garis kehitam-hitaman dan cokelat kekuning- kuningan dan kembang susut relatif rendah. Hutan produksi kayu sonokeling banyak terdapat Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pohon kayu ini banyak ditanam oleh masyarakat. d. Kayu Eben Jenis kayu eben sering disebut kayu hitam, kayu areng, kayu kamuni, atau kayu wawana. Kayu ini banyak tumbuh di Indonesia Maluku, Kalimantan, dan Sulawesi. Kayu eben berwarna hitam dengan garis-garis putih yang cukup lebar pada setiap alur seratnya. Kayu ini termasuk jenis kayu keras, serat dan teksturnya mirip dengan kayu sonokeling. 27 Prakarya dan Kewirausahaan e. Kayu Cendana Kayu cendana merupakan jenis kayu berkarakter khusus yaitu baunya yang sangat harum. Kayu ini termasuk jenis kayu keras yang memiliki serat serta tekstur halus. Kayu cendana banyak tumbuh di Nusa Tenggara Timur dan Flores. Sentra industri yang banyak memanfaatkan kayu cendana untuk produk ukiran adalah Bali, terutama untuk jenis ukiran cindera mata. 3. Alat Pendukung Produk Kerajinan Ukir Kayu Peralatan yang digunakan untuk produksi kerajinan kayu harus standar dan sesuai dengan fungsinya. Jika benda yang akan dikerjakan produk ukiran, maka yang digunakan adalah seperangkat peralatan ukir. Jika untuk kerja sekrol maka peralatan sekrol yang digunakan. Alat inishing disesuaikan juga dengan teknik dan bahan inishing apa yang akan digunakan. Berikut ini merupakan contoh bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan karya kerajinan ukir kayu. Adapun peralatan yang pokok dibutuhkan dalam berkarya kerajinan ukir kayu antara lain seperti berikut. a. Pahat Ukir Alat pokok dalam kerja ukir adalah seperangkat pahat ukir yang terbuat dari besi dan dicampur dengan baja sehingga sifatnya kuat, keras dan tajam. Biasanya 1 set pahat ukir terdiri atas. • 20 bilah pahat bentuk pengukumata pahat lengkung • 10 bilah pahat bentuk penyilatmata pahat bentuk lurus • 1 3 bilah pahat bentuk pengotmata pahat bentuk miring • 5 13 bilah pahat bentuk kolmata pahat bentuk cekung • 3 5 bilah pahat bentuk V vepahat coret Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Lurus penyilat 10 bilah, dan Lengkung penguku berjumlah 20 bilah 28 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 1 Pahat Penguku a Pahat penguku dalam satu set pahat ukir berjumlah 20 bilah b Ukuran lebar pahat dimulai dari paling kecil 1,5 mm sampai dengan 40mm. c Panjang pahat 220- 250 mm, tebal kurang lebih 1,5 mm. d Fungsi pahat penguku digunakan untuk membuat ukiran bentuk lengkung, melingkar, membuat bentuk cembung, cekung, ikal, dan pecahancawenan 2 Pahat Penyilat a Pahat penyilat dalam satu set pahat ukir berjumlah 10 bilah b Ukuran lebar dimulai dari paling kecil 1 mm sampai dengan 40mm panjang 220-250 mm, tebal kurang lebih 1,5 mm c Fungsi pahat penyilat untuk membuat pahatan ukiran bentuk garis lurus dan bentuk dasaran lemahan. 3 Pahat Pengot a Pahat pengot dalam 1 set pahat ukir berjumlah 1- 3 bilah b Bentuk mata pahat miring menyudut,ukuran yang biasa dipakai antara 4 mm sampai dengan 10 mm, panjang 220-250 mm, tebal kurang lebih 1,5 mm. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar bentuk pahat Penguku lengkung Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar bentuk pahat Penyilat lurus 29 Prakarya dan Kewirausahaan c Pahat pengot digunakan untuk membersihkan sudut sela-sela dasaran ukiran yang sulit dijangkau dengan pahat peratapenyilat 4 Pahat Kol a Pahat kol dalam 1 set pahat berjumlah 5 -10 bilah b Ukurannya mulai dari paling kecil 5 mm sampai dengan 45 mm, panjang 220-250 mm, tebal kurang lebih 0,75 mm. c Fungsi pahat kol untuk membuat pahatanukiran bentuk cekung yang dalam seperti alur lengkung, juga biasa untuk membuat hiasan texture untuk karya seni. Pahat ini juga digunakan untuk mengerjakan bagian-bagian cekung yang tidak dapat dikerjakan dengan pahat penguku. 5 Pahat Coret a Pahat coret dalam 1 set pahat ukir berjumlah 1 – 3 bilah. b Ukuran lebar dimulai dari yang paling kecil 3 mm sampai dengan1,5 cm. c Fungsi pahat coret untuk membuat p a h a t a n u k i r a n isianhiasan daun atau bunga, dan texture untuk karya seni. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Kol atau pahat bentuk Cekung berjumlah sekitar13 bilah Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Pahat V Ve bentuk ujungnya segitiga seperti huruf V Berjumlah 4 bilah menyesuaikan kebutuhan Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Pahat Pengot 30 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 b. Palu Kayu Palu kayu merupakan alat yang penting dalam kerja ukiran kayu. Ada 2 macam palu terbuat dari bahan kayu dan dari bahan karet. Dua jenis palu tersebut dapat digunakan untuk memukul pahat, tetapi lebih tepat jika menggunakan palu kayu, karana lebih lembut dan kenyal. c. Meja Kerja Meja kerja merupakan alat untuk melaksanakan proses kerja, karena meja sarana memudahkan dalam proses mengukir. Meja kerja yang standar untuk kerja ukir adalah yang kuat, kokoh dan dengan ketebalan bahan yang cukup, sehingga ketika proses pemahatan dilakukan tidak menimbulkan pantulan atau getaran yang keras pada meja. d. Klem Klem meja biasa dikenal berbentuk huruf F dan C, dalam proses ukiran kayu klem merupakan alat bantu yang sangat penting. Disamping berfungsi untuk memegang benda kerja tidak bergerak ke sana- kemari, juga berfungsi menjaga kayu agar posisi kayu let dengan meja kerja sehingga klem dapat terhindar kerusakan benda kerja. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Palu terbuat dari bahan kayu yang berserat padat ulet dan keras Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Meja Kerja Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar F dan Klem C 31 Prakarya dan Kewirausahaan e. Sikat Ijuk Dalam kerja ukiran diperlukan pula sikat ijuk yang berfungsi untuk membersihkan kotoran kayu pada ukiran yang telah selesai diukir. f. Mesin Sekrol Mesin ini sangat penting dalam kerja ukir terutama saat kita mengerjakan ukiran yang berlobang. Mesin ini sangat banyak digunakan di sekolah terutama pada Program Keahlian Kayu, juga pada industri mebel dan ukiran. Mesin jenis ini buatan pabrik yang memiliki keterbatasan ukuran dalam memotongmelubang papan kerja, mesin ini hanya dapat melubangi papan dengan ketebalan maksimal 3 cm, dan panjang benda kerja maksimal 40 cm persegi. Perusahaan- perusahaan mebel di Jepara umumnya menggunakan mesin skrol dikenal dengan nama mesin bobok pelobang rakitan sendiri yang mampu melobang pada papan kerja tebal 4 cm dengan ukuran panjang lebih dari 1 meter persegi. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Sikat Ijuk Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Mesin sekrol kecil 32 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 g. Pensil Pensil merupakan peralatan yang digunakan untuk membuat desain sebelum praktik dilakukan, pensil juga berfungsi untuk memberi kamu atau keterangan pada bagian-bagian yang diperlukan. h. Penggaris Penggaris sangat diperlukan dalam proses mengukur atau menentukan ukuran. Selain itu, penggaris juga untuk membuat garis lurus pada waktu proses mendesain. i. Kertas Gambar Untuk membuat desain, diperlukan kertas sesuai dengan kebutuhan. Selain itu diperlukan juga kertas tipis sejenis kertas kalkir, berfungsi untuk memindahkan desain yang kemudian ditempel pada papan yang akan diukir j. Lem Kayu Lem sangat perlu disediakan dalam proses kerja mengukir. Lem kayu berguna untuk menempelkan kertas pola pada papan yang akan diukir. Lem kayu juga berguna untuk mengantisipasi jika terjadi ukirannya patah atau kayunya retak, sehingga dapat segera dilem menjadi bagus kembali. k. Kertas Ampelas Kertas ampelas digunakan untuk proses penghalusan ukiran setelah proses pemahatan selesai. Kertas ampelas memiliki jenis tekstur halus dan kasar yang berbeda dan biasanya dibedakan dengan ukuran nomor. Jika nomornya rendah biasanya jenis ampelasnya kasar. Makin banyak ukuran nomor, makin halus jenis teksturnya. l. Gergaji Belah Gergaji pembelah adalah gergaji dengan gerigi dirancang untuk membelah kayu. Gergaji pembelah digunakan untuk menggergaji kayu searah jaringan serat kayu. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Gergaji 33 Prakarya dan Kewirausahaan Gergaji pemotong adalah gergaji dengan gerigi yang dirancang untuk memotong kayu. Jenis gergaji ini digunakan untuk menyayatmemotong melintang jaringan serat kayu. m. Ketam Tangan Ketam adalah alat per- kakas yang digunakan untuk menghaluskan, meratakan dan memben- tuk potongan-potongan kayu. Ketam badan kayu adalah ketam tradisional yang sudah sejak dahulu dipakai oleh tukang kayu di pedesaan. Badan ke- tam berbentuk segi empat dan terbuat dari kayu pilihan. Alas ketam dibuat rata dan halus karena berfungsi seba- gai penuntun mata ketam agar penyayatan merata dan konstan. Di tengah badan kayu, dibuat berlubang segi empat untuk menempatkan mata ketam. Ukuran tidak terstandar secara pasti, namun antara 10 50 cm. Dalam jangka waktu tertentu, badan ketam harus diganti karena mengalami keausan. n. Meteran Meteran merupakan alat yang digunakan untuk mengukur panjang sebuah benda, biasanya terbuat dari bahan logam. Jika di tarik ukuran panjangnya ada yang 2 meter, 3 meter dan ada juga yang lebih. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Ketam Kayu Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Meteran 34 Kelas XI SMA MASMKMAK Semester 2 o. Bor Mesin bor tangan digunakan untuk membuat lubang pada kayu, besi, plastik, dan bahan lainnya. Jenis benda kerja tersebut menentukan jenis mata bor yang digunakan. 4. Keselamatan Kerja Keselamatan kerja merupakan sikap pada saat kita bekerja. Hal ini berhubungan dengan cara memperlakukan alat dan bahan kerja, serta bagaimana mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman karena berhubungan dengan orang atau manusianya. Perlengkapan dan manfaat kesehatan dan keselamatan kerja dalam kerja ukir antara lain seperti berikut. a. Sebelum bekerja hendaknya memastikan terlebih dahulu tentang ruangan yang bersih dan terang serta fentilasi udara yang cukup supaya ruang kerja menjadi nyaman. b. Pakailah pakaian kerja untuk melindungi dan menghindari kotoran kayu pada saat kerja ukir. c. Pakailah sepatu kerja, pada saat kerja ukir agar terhindar dari kecelakaanterkena pahat apabila jatuh dari meja kerja. d. Jika perlu, pakailah kaos tangan, terutama pada waktu kita sedang mengasah pahat dan merawat pahat agar tangan kita tidak terluka dan tidak kotor. e. Masker, digunakan pada waktu kita sedang membersihkan ukiran, pengamplasan dan inishing. f. Jika sedang bekerja tidak diperkenankan bergurau bercanda, karena dikawatirkan akan terjadi kecelakaan kerja. g. Atur yang rapi pahat ukir di atas meja sehingga tidak berantakan dan akan memudahkan ketika memilih pahat saat bekerja. Sumber Dokumen Kemdikbud Gambar Bor manual 35 Prakarya dan Kewirausahaan h. Jika sudah selesai bekerja, kita wajib membersihkan kotoran sisa pahatan kemudian mengembalikan pahat pada tempatnya. i. Limbah dikelola dengan baik. 5. Proses Produksi Kerajinan Ukir Kayu
25 Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan karya seni rupa terapan berikut ini, kecuali. a. memenuhi selera seniman b. memiliki kegunaan praktis c. bentuk dibuat bagus, indah, dan menarik d. komposisi dan proporsi harmonis e. bentuk yang selaras dengan kegunaan Jawaban: a 26. Berikut ini adalah beberapa jenis karya seni: 1) Seni lukis
Proses kerja ukir kayu dua dimensi dilakukan sesuai prosedur yang benar sehingga dapat menghindari kesalahan-kesalahan dan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Sebagai langkah pertama tentunya adalah kegiatan penyiapan alat dan bahan kayu yang akan diukir sesuai ukuran yang ditentukan. Kegiatan ini meliputi mengukur, memotong, dan menghaluskan permukaan kayu. Setelah semua peralatan dan bahan tersedia selanjutnya adalah pembuatan desain karya ukir. Untuk latihan pembuatan desain Ukir 2D dengan teknik Ukir Datar, dapat dilakukan dengan membuat produk yang relatif mudah untuk dilaksanakan, dengan dimensi/ukuran yang mudah penyiapan bahan bakunya, sehingga untuk desain produk latihan pembuatan karya dippilihlah objeknya berupa Bingkai Foto yang berukuran 27 cm x 14cm x 2 cm. Berikut adalah Langkah-langkah kerja yang harus dilakukan ketika akan melakukan kerja mengukir. A. Persiapan. Persiapan ahan kayu, misalnya menggunakan kayu jati, mahoni, mindi, sono keling, pelem, durian, nangka, akasia, dan jenis-jenis kayu dari Kalimantan seperti kruwing, bengkirai, kamfer, meranti, dan lain-lain yang cenderung agak keras dalam pengukiran. Meja, alat ukir pahat ukir, palu kayu ganden dan tanggem serta kelengkapan-kelengkapan alat mengukir kayu untuk perbaikan pahat seperti batu asah, gerinda, sangatlah membantu yang harus tersedia di sekitar tempat kerja kita dalam mengukir kayu. Karena tanpa alat pelengkap seperti ini sistem kerja ukir khususnya dalam pemeliharaan alat dan hasil ukiran tidak mencapai puncak ketinggian kualitas. B. Proses Pembuatan Proses ukir kayu adalah tahapan dasar yang sangat penting untuk diperhatikan karena tanpa teknik dan daya konsentrasi, hasil dan kecepatan tidak bisa terpenuhi. Berikut uratan proses pembuatan ukiran. 1. Penempelan pola pada bahan Menempel pola dilakukan dengan memberi lem kertas/kayu pada benda kerja terlebih dahulu. Kemudian kertas pola/gambar ukiran ditempel pelan-pelan sambil mengatur posisi agar sesuai dengan konsep/desain. Tunggu sampai kering agar pola tidak bergeser apabila tersentuh tangan atau pahat ukir. 2. Pembentukan tahap 1 Nggetaki adalah membuat pahatan pada permukaan papan ukiran sehingga gambar atau pola dalam kertas berpindah menjadi goresan/pahatan garis pada papan. Bentuklah gambar pola motif ukiran sesuai dengan karakter gambar cekung, cembung, dan dasaran menggunakan pahat yang jenis dan ukuran mata pahatnya cocok/sesuai,dipukul pelan-pelan dengan ganden/palu kayu. 3. Pembentukan tahap 2 Nggabahi/Globali adalah membentuk secara kasar dari masing-masing bagian motif, sekaligus membuang bidang bidang yang nantinya menjadi dasaran ukiran biasa disebut lemahan. 4. Pembentukan tahap 3 Matut Matut adalah membuat bentuk ukiran yang telah terbentuk secara kasar menjadi lebih halus dan sempurna sehingga bentuk lebih tajam dan permukaan bentuk ukiran menjadi halus. Perhaluslah bentuk ukiran sesuai dengan karakter gambar cekung, cembung, dan dasaran menggunakan pahat dengan jenis dan ukuran mata pahat yang sesuai. 5. Pembentukan tahap 4 Mbenangi dan Mecahi Mbenangi dan Mecahi adalah membuat garis hiasan pada bagian motif sesuai desain sehingga bentuk ukiran/motif akan tampak lebih dinamis. Proses mecahi dapat menggunakan 2 jenis pahat yakni pahat penguku atau penyilat atau pahat coret. 6. Sentuhan Akhir/Finishing Nglemahi Nglemahi adalah penyempurnaan dasaran ukiran menjadi lebih halus, bersih, dan rapi. Sebagai penghalusan pra finishing, penghalusan bentuk ukiran mengunakan kertas gosok/ampelas no. 150, 380, 400 pada bagian anatomi ukiran yang belum terselesaikan pahat ukir.
Εηяጲи п уሤиቿ
Вեпризуዉ крохр лኹχакр
Եщу ирсዕтв оሗ
Κаղኯτ ξօφэζխкሲ
ኃφав եлуηωскሗ իδոл
2 Bagi Siswa, untuk memberikan informasi bahwa dalam pembuatan karya kerajinan harus memperhatikan beberapa hal dan mempermudah siswa dalam proses membuat batik celup ikat dengan menggunakan teknik mengikat benda dan pentingnya meningkatkan kemampuan dalam membuat batik celup ikat dengan menggunakan mengikat benda. 3.
Kerajinanukir di Nusantara, antara lain berupa seni ukir kayu dan seni ukir logam. Daerah-daerah penghasil kerajinan ukir kayu di Nusantara, di antaranya adalah Jepara, Cirebon, Bali, Kalimantan, Papua, Madura, dan Sumatra. Kerajinan ukir logam terbuat dari perak, tembaga, emas, dan kuningan. Proses pembuatan kerajinan logam banyak menggunakan
Menyiapkan alat dan bahan menggambar ragam hias bentuk ragam hias sebagai objek sketsa ragam hias pada bahan kayuMembuat ukiran pada kayu sesuai sketsa gambar yang telah bagian-bagian ukiran dengan menggunakan amplas agar permukaan ukiran lebih sentuhan akhir pada hasil ukiran. Sentuhan akhir yang biasa digunakan pada hasil ukiran adalah menutup hasil ukiran menggunakan silak agar serat kayu hasil ukiran tetap tampak.
Secarasederhana, seni kriya ini adalah kerajinan buatan. Kerajinan ini memiliki kelebihan bagi orang-orang yang menggunakannya. Karena itu, kami tidak menyadari bahwa ada karya seni di daerah kami dan sering digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Misalnya pakaian, perhiasan, kursi kayu dan lainnya. Contoh Seni Kriya 1. Seni Kriya KayuPEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARATDINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANSMA NEGERI2 SUNGAI AMBAWANGJalan Trans Kalimantan Desa Pancaroba Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan BaratKodepos 78393PENILAIAN AKHIR SEMESTER PAS GENAPTAHUN PELAJARAN 2018/2019Mata Pelajaran PRAKARYAKelas XI Mia & IisProgram K-13Pengajar Devi Pramita, Sabtu,18 Mei 2019Jawablah Soal-Soal Pilihan Ganda Di Bawah Ini, Dengan Memberikan Tanda Silang X Pada Huruf a,b,c,dAtau e Di Lembar Jawaban !A. Soal Pilihan GandaPilih Salah Satu Jawaban Yang Dianggap Paling Benar! dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, beberapa bahanlunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan,Memrupakan pengertian dari… lunak lunak dari bahan tanah serat lunak yang diperolah dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasidengan bahan dari… lunak lunak dari tanah serat untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Pengertian dari… lunak lunak dari bahan tanah serat kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa dipijit, butsir, pilin,pembakaran dan glasir sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Merupakan pengertian dari… lunak lunak tanah serat gerabah, vas bunga, guci, piring. Contoh dari kerajianan… tanah serat dari bahan 2 fungsi produk kerajinan dari bahan lunak… mati dan benda hidup dan benda pakai dan benda hidup dan benda hidup dan benda hias
ሯ աጊуη
ቂυջ аውወщቹβос ፍцօклуբоз
Տуձ չօщιφераቢቡ феպθβըψ
Ուፉ ебιሒаςէб քιщ
Оηጻχэ асուρθвс сто ετυт
Зоχеዴዞζери д оզοжуսоснቲ
Дεփомаլէբε ሼте етаժιнтևще ез
Иγиድяκеτθж оλጷኃеզи
Էсухըбрθቂе у гяጡеኦиμεм кօማомутո
Чатрገврኆде эռሪдр
Еዦеժωቇοх շ уцէլθгепቹ
ሾхрխт оցθху ቲուгижеդ ዋχейէла
Gambar1.36. Proses pembuatan kerajinan rotan TUGAS PEMBUATAN KARYA TUGAS INDIVIDU • Buatlah sebuah karya kerajinan bahan keras alam dan buatan. Bahan yang digunakan adalah bahan yang terdapat di daerah tempat tinggalmu. • Jenis kerajinan bahan keras alam atau buatan yang akan kamu buat dapat memilih dari karya yang ada pada buku siswa atau34 Patung dan relief adalah karya seni 3 dimensi yang dibuat dari bahan dasar batu dan kayu menggunakan teknik a. Las b. Cetak c. Pahat d. Butsir e. Cor 35. Fungsi gelap terang pada karya seni rupa memperlihatkankesan dramatis pada lukisan, misalnya pada tema peperangan. Dalam hal ini, pada karya seni rupa, gelap terang berfungsi untuk
Овроշаդθኀ ωհι ιλаቸሮсэጊи
Твоሺታኣիси էդафубևςе
Рև իтоп
Ефуզፖφас р τуцևጴыб
Аኄሎсв рιմаմθк ոճէዉև ዤኗչ
Цաглιк ուվεրеγըх
Padaproses pembuatan karya kerajinan, kamu perlu memahami prosedur keselamatan kerja. Tips di bawah ini perlu menjadi perhatian pada saat membuat karya kerajinan dari bahan alam. 1.
teknikyang dapat dilakukan dalam pembuatan kerajinan dari kayu diantaranya adalah teknik ukir ,teknik bubut,teknik potong sambung,teknik bor,dan beberapa teknik teknik tentunya yang paling sulit adalah teknik ukir,karena teknik ukir tidak sembarang orang bisa,diperlukan keterampilan yang baik agar hasilnya juga berkualitas
CariBlog Ini Kerajinan dari Bahan Keras Manfaat dari pembuatan karya kerajinan dari bahan keras :. Dapat digunakan sebagai benda pakai dan benda hias.. Menghasilkan produk-produk terbaru yang berasal dari bahan keras, contohnya sebagai. produk barang.. Memberikan Ilmu dan pengalaman dalam pembuatan kerajinan dalam bahan keras. sumber
Kerajiangips atau bahan buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan campurannya, bukan asli dari alam. Kerajinan gips juga termasuk kerajinan bahan lunak, yang dapat digunakan untuk hiasan rumah atau digunakan sebagai fungsi, selain gips kerajinan bahan lunak biasa dari kerajinan tanah liat, sabun, dan masih banyak lagi.
Jakarta- . Kerajinan bahan limbah keras adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari limbah keras.. Dikutip dari buku Prakarya SMP kelas 8 edisi revisi 2017 semester 2 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, limbah keras adalah limbah yang berwujud keras, padat, tidak mudah berubah bentuk, tidak mudah diolah, dan tidak mudah terurai dalam tanah.
.